Apa Penyebab Pompa Bocor – Pompa air merupakan salah satu perangkat penting di rumah, terutama untuk memastikan kebutuhan air sehari-hari tetap terpenuhi. Namun, masalah yang cukup sering terjadi adalah pompa bocor dan rembes. Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal jika dibiarkan terlalu lama bisa menyebabkan kerusakan yang lebih parah dan biaya perbaikan membengkak.
Nah, supaya kamu tidak panik dan bisa melakukan langkah pencegahan sejak dini, yuk kita bahas secara lengkap apa saja penyebab pompa bocor dan rembes
Apa Penyebab Pompa Bocor?

Pompa air yang bocor sering kali menjadi tanda bahwa ada komponen yang tidak bekerja dengan baik. Kebocoran ini bisa muncul sedikit demi sedikit atau langsung terlihat cukup parah. Agar tidak salah penanganan, penting untuk mengetahui penyebab utamanya.
-
Seal Pompa Sudah Aus atau Rusak
Salah satu penyebab pompa bocor yang paling umum adalah seal pompa yang sudah aus. Seal berfungsi sebagai penahan air agar tidak keluar dari bagian dalam pompa. Seiring waktu dan pemakaian terus-menerus, seal bisa mengeras, retak, atau bahkan sobek.
Jika seal rusak, air akan merembes keluar dari sela-sela pompa. Biasanya, kebocoran ini muncul di area poros motor. Tanda-tandanya cukup mudah dikenali, seperti adanya tetesan air kecil yang terus muncul saat pompa menyala.
-
Sambungan Pipa Tidak Rapat
Penyebab pompa rembes berikutnya sering datang dari sambungan pipa yang longgar atau kurang rapat. Hal ini bisa terjadi akibat pemasangan awal yang kurang presisi atau karena getaran pompa saat digunakan dalam jangka panjang.
Sambungan pipa yang tidak rapat akan membuat air merembes keluar sedikit demi sedikit. Jika dibiarkan, rembesan ini bisa membuat area sekitar pompa lembap, licin, dan berpotensi merusak lantai maupun dinding.
-
Rumah Pompa Mengalami Retak
Tidak banyak yang menyadari bahwa rumah pompa juga bisa retak, terutama pada pompa yang sudah berusia lama. Retakan ini bisa disebabkan oleh tekanan air yang terlalu tinggi, benturan benda keras, atau kualitas material pompa yang kurang baik.
Retak halus sering kali sulit terlihat, tetapi efeknya cukup terasa karena air akan keluar secara perlahan dan terus-menerus. Biasanya, kebocoran jenis ini akan semakin parah saat pompa sedang beroperasi.
-
Tekanan Air Terlalu Tinggi
Tekanan air yang berlebihan juga bisa menjadi penyebab pompa bocor dan rembes. Ketika tekanan air melebihi kapasitas pompa, komponen di dalamnya akan bekerja lebih keras dari seharusnya.
Akibatnya, seal, sambungan, hingga rumah pompa bisa mengalami kerusakan lebih cepat. Kondisi ini sering terjadi pada instalasi yang tidak menggunakan pengatur tekanan atau saat pompa dipasang terlalu dekat dengan sumber air bertekanan tinggi.
-
Baut dan Mur Mulai Kendur
Pompa air bekerja dengan getaran yang cukup kuat. Dalam jangka waktu lama, getaran ini bisa membuat baut dan mur pengikat menjadi kendur. Jika tidak segera dikencangkan, celah kecil akan terbentuk dan menyebabkan air merembes keluar.
Meskipun terlihat sepele, masalah ini bisa berkembang menjadi kebocoran besar jika dibiarkan. Oleh karena itu, pengecekan rutin sangat disarankan agar semua pengikat tetap dalam kondisi kencang.
-
Karet Packing Sudah Tidak Elastis
Selain seal, karet packing juga berperan penting dalam mencegah kebocoran. Seiring usia pemakaian, karet packing bisa kehilangan elastisitasnya, mengeras, bahkan pecah.
Ketika karet packing tidak lagi fleksibel, air akan mudah keluar melalui celah sambungan pompa. Biasanya, kebocoran jenis ini muncul di bagian tutup pompa atau sambungan antar komponen.
-
Pompa Jarang Diservis
Banyak pemilik rumah baru menyadari kerusakan setelah pompa benar-benar bermasalah. Padahal, kurangnya perawatan dan servis rutin menjadi salah satu penyebab utama pompa bocor dan rembes.
Servis rutin membantu mendeteksi komponen yang mulai aus, longgar, atau rusak sebelum menimbulkan kebocoran. Tanpa perawatan, kerusakan kecil bisa berubah menjadi masalah besar.
-
Kualitas Pompa Kurang Baik
Faktor terakhir yang tak kalah penting adalah kualitas pompa air itu sendiri. Pompa dengan material tipis dan komponen berkualitas rendah cenderung lebih cepat mengalami kebocoran, terutama jika digunakan secara intensif.
Memilih pompa air dengan merek terpercaya dan spesifikasi sesuai kebutuhan rumah sangat berpengaruh terhadap daya tahan dan minimnya risiko rembes di kemudian hari.
Solusi Mengatasi Pompa Bocor Dan Rembes

Masalah pompa bocor dan rembes sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama. Selain membuat boros air, kebocoran juga bisa merusak komponen pompa hingga menyebabkan korsleting listrik. Kabar baiknya, sebagian besar masalah ini bisa diatasi dengan langkah yang tepat.
1. Ganti Seal Pompa yang Sudah Aus
Jika sumber kebocoran berasal dari poros pompa, kemungkinan besar seal sudah aus atau rusak. Solusinya adalah mengganti seal dengan ukuran dan tipe yang sesuai dengan pompa. Seal baru akan kembali menahan air agar tidak keluar dari bagian dalam pompa.
2. Periksa dan Kencangkan Sambungan Pipa
Untuk kebocoran di area sambungan pipa, pastikan semua ulir terpasang dengan benar. Gunakan seal tape atau lem pipa secukupnya agar sambungan lebih rapat dan tidak mudah rembes.
3. Ganti Karet Packing yang Rusak
Karet packing yang sudah keras, getas, atau pecah tidak bisa lagi menutup celah dengan baik. Mengganti karet packing adalah solusi paling efektif untuk menghentikan kebocoran pada sambungan antar komponen pompa.
4. Perbaiki atau Ganti Rumah Pompa yang Retak
Jika ditemukan retakan pada body pompa, kamu bisa menggunakan lem khusus pipa atau epoxy sebagai solusi sementara. Namun, untuk hasil jangka panjang, sebaiknya rumah pompa diganti agar kebocoran tidak muncul kembali.
5. Kencangkan Baut dan Mur Secara Berkala
Cek semua baut dan mur pengikat pompa, lalu kencangkan dengan kunci yang sesuai. Pastikan tidak terlalu kencang agar ulir tidak rusak, tetapi cukup rapat untuk menutup celah rembesan air.
6. Atur Tekanan Air Sesuai Kapasitas Pompa
Gunakan pressure switch atau atur instalasi pipa agar tekanan air tidak berlebihan. Tekanan yang stabil akan membuat komponen pompa lebih awet dan meminimalkan risiko bocor.
7. Lakukan Servis Pompa Secara Rutin
Servis rutin membantu mendeteksi kerusakan sejak dini. Idealnya, pompa diperiksa setiap 3–6 bulan untuk memastikan semua komponen dalam kondisi baik dan tidak ada potensi kebocoran.
8. Gunakan Pompa Air Berkualitas
Jika pompa sering bocor meskipun sudah diperbaiki, bisa jadi kualitas pompa memang kurang baik. Mengganti dengan pompa yang lebih berkualitas adalah solusi jangka panjang yang lebih aman dan hemat biaya.
Kesimpulan
Jadi, Dengan memahami apa penyebab pompa bocor, kamu bisa melakukan pencegahan sejak dini. Selain itu, perawatan rutin sangat dianjurkan. Jika kerusakan sudah berat, menggunakan jasa tukang profesional adalah solusi terbaik.
Butuh bantuan cepat dan terpercaya? Gunakan Jasa Tukang Ledeng kami yang profesional sekarang juga. Hubungi admin marketing kami dengan klik tombol berikut ini dan nikmati layanan perbaikan tanpa ribet!

