Panduan Perawatan Pipa Air Lengkap

Panduan Perawatan Pipa Air Lengkap

Panduan Perawatan Pipa AirSistem pemipaan merupakan urat nadi bagi setiap bangunan yang menjamin kelancaran aktivitas berbagai area setiap harinya.

Akan tetapi, sering kali baru menyadari pentingnya pemeliharaan saat aliran air mulai mengecil atau terjadi kebocoran.

Oleh karena itu, dalam memahami panduan perawatan pipa air sangat penting guna mencegah kerusakan sistem kebersihannya secara mendadak. 

Perawatan yang melakukannya secara rutin bisa menghemat biaya perbaikan besar di masa depan. Kualitas air yang mengalir ke dalam area tersebut sangat bergantung pada kondisi kebersihan dari penggunaan pipanya. 

Penumpukan kerak mineral atau lumut bisa menyumbat aliran air serta mengurangi tekanannya. Melalui artikel kali ini akan menjelaskan panduan dalam merawat pipanya dengan benar.

Jadi, untuk lebih jelasnya simak saja artikel berikut ini.

Panduan Perawatan Pipa Air yang Tepat

Panduan Perawatan Pipa Air yang Tepat

Sistem penyaluran air bersih merupakan komponen infrastruktur yang bekerja tanpa henti untuk menunjang kebutuhan sanitasi dan konsumsi seluruh penggunanya.

Namun masih banyak pemiliknya yang sering kali mengabaikan pemeliharaan rutin hingga akhirnya muncul masalah serius. Berikut ini panduan dalam perawatan pipanya dengan tepat yaitu:

1. Melakukan Pengecekan Sambungan Secara Rutin

Panduan pertama yang paling mendasar adalah memeriksa setiap titik sambungan atau fitting pipa guna mendeteksi adanya rembesan airnya.

2. Mengatur Tekanan Pompa Air dengan Benar

Harus mengatur tekanan pada mesin pompa agar tidak melebihi batas kekuatan maksimal dinding pipa pada area tersebut.

Tekanan air yang terlalu kencang secara terus-menerus bisa mengakibatkan pipa pecah atau sambungan terlepas.

3. Memasang Filter Air di Titik Utama (Inlet)

Pasanglah sistem penyaringan air sebelum aliran masuk ke dalam jaringan pipa penyaluran guna menahan pasir dan lumpur.

Filter ini berfungsi mencegah terjadinya pengendapan partikel kotoran yang bisa mempersempit diameter pipanya.

4. Memberikan Perlindungan pada Pipa Luar Ruangan

Lapisilah pipa yang terpapar sinar matahari langsung dengan pelindung khusus atau cat agar materialnya tidak cepat rapuh.

Perlindungan fisik ini sangat penting guna menjaga kelenturan material pipanya.

5. Menghindari Penggunaan Cairan Pembersih Kimia Keras

Jangan pernah menggunakan larutan asam kuat secara sembarangan untuk membersihkan sumbatan dalam saluran pipanya. Bahan kimia yang terlalu agresif bisa mengikis lapisan dalam pipa.

6. Melakukan Pengurasan Jalur Pipa Secara Berkala

Lakukanlah proses flushing atau membuka kran secara maksimal selama beberapa menit guna membuang kerak yang mulai menempel.

Tekanan air yang tinggi saat pengurasan akan membantu mendorong kotoran halus keluar.

7. Memperhatikan Kualitas Katup (Valve) dan Kran

Pastikan seluruh katup penutup berfungsi dengan sangat baik agar bisa menghentikan aliran air secara cepat saat darurat.

8. Memantau Kondisi Dinding dan Area Tanam Pipa

Perhatikanlah jika terdapat tanda-tanda bercak air atau jamur pada dinding yang menjadi jalur tertanamnya pipa.

Tips Penting Cegah Pipa Air Agar Tidak Mudah Rusak

Tips Penting Cegah Pipa Air Agar Tidak Mudah Rusak

Mencegah kerusakan pada sistem instalasi air merupakan langkah preventif yang jauh lebih efisien daripada harus melakukan pembongkaran dinding.

Pipa yang terjaga dengan baik akan menjamin penyaluran airnya tetap stabil serta bebas dari kontaminasi kuman.

Nah, berikut ini ada beberapa tips penting tersendiri dalam mencegah pipa agar tidak mudah rusak yaitu:

1. Hindari Menggantung Benda Berat pada Pipa

Jangan pernah menggunakan pipa air yang terlihat pada luar dinding sebagai tempat untuk menggantung pakaian.

Beban tambahan yang konstan bisa membuat pipa melengkung serta memicu keretakan pada bagian sambungannya.

2. Memberikan Ruang Ekspansi Saat Pemasangan

Jangan menanam pipa terlalu rapat dengan adukan semen yang sangat keras tanpa memberikan sedikit ruang untuk pemuaian.

3. Gunakan Pipa dengan Standar Kualitas SNI

Pilihlah material pipa yang sudah memiliki sertifikasi standar nasional guna menjamin ketebalan dinding serta ketahanan terhadap tekanan.

Pipa berkualitas rendah biasanya lebih cepat rapuh dan sangat mudah pecah.

4. Hindari Area Akar Pohon Besar

Pastikan jalur pipa tertanam jauh dari jangkauan akar pohon besar yang tumbuh pada sekitar area halamannya. Kekuatan akar pohon yang terus membesar bisa menjepit hingga mematahkan pipanya.

5. Pasang Klem Pipa Secara Rapat dan Kuat

Gunakanlah pengikat atau klem pipa pada setiap jarak satu meter guna menghindari getaran pipa saat air mengalir deras. Getaran yang terjadi terus-menerus bisa melonggarkan drat sambungannya.

6. Lindungi Pipa dari Paparan Sinar Matahari

Lapisilah pipa luar yang terpapar matahari dengan cat pelindung atau pipa pelapis tambahan agar tidak mudah menjadi getas.

7. Matikan Mesin Pompa Saat Pasokan Air Kosong

Jangan biarkan mesin pompa menyala terus-menerus saat pasokan air dari sumber utama sedang terhenti atau habis.

Cara Membersihkan Pipa Air dari Sumbatan Kotoran

Cara Membersihkan Pipa Air dari Sumbatan Kotoran

Menjaga kelancaran aliran air tetap lancar merupakan faktor kunci untuk memastikan seluruh aktivitas sanitasi berjalan dengan nyaman.

Seiring berjalannya waktu, kumpulan sisa sabun, rambut, hingga endapan mineral sering kali menciptakan sumbatan yang menghambat penyalurannya.

Berikut ini ada beberapa cara dalam membersihkan pipa dari sumbatan kotoran yaitu:

1. Menggunakan Campuran Baking Soda dan Cuka

Cara pertama yang paling populer adalah menuangkan bubuk baking soda dengan cairan cuka ke dalam saluran tersumbat.

2. Memanfaatkan Tekanan Alat Plunger (Sedot Kran)

Bisa menggunakan alat plunger atau pompa sedot manual guna memberikan tekanan udara yang kuat ke dalam pipanya.

3. Menggunakan Kawat Pembersih Lentur (Drain Snake)

Masukkan kawat fleksibel khusus pembersih pipa ke dalam saluran guna menjangkau sumbatan yang berada jauh dalam tembok.

Putarlah kawat tersebut agar kotoran seperti gumpalan rambut atau sisa kain bisa terlilit.

4. Menyemprot dengan Tekanan Air Tinggi

Bisa menggunakan selang yang menghubungkannya ke mesin kompresor air guna menyemprot bagian dalam pipa dengan tekanan tinggi.

5. Menggunakan Larutan Asam Sitrat

Larutkan bubuk sitrun ke dalam air hangat lalu tuangkan ke dalam instalasi pipa guna mengangkat endapan kapur yang mulai mengeras.

6. Membersihkan Filter pada Ujung Kran

Jangan lupa untuk melepas dan membersihkan jaring-jaring saringan yang terletak pada ujung mulut kran secara rutin.

7. Melakukan Teknik Backwash

Gunakanlah pompa pendorong untuk mengalirkan air dengan arah berlawanan dari jalur penyaluran normal guna mendorong kotoran keluar.

Penutup

Menerapkan panduan perawatan pipa air secara konsisten akan memberikan kenyamanan jangka panjang bagi seluruh penggunanya.

Jika tidak bisa merawatnya sendiri, segera gunakan jasa profesional seperti tukang. Tersedia informasi menarik mengenai jasa ledeng yang profesional, bisa konsultasi atau tanya-tanya dulu melalui Whatsapp berikut ini.

Scroll to Top